Gangguan jantung aritmia penyebab seringnya kematian mendadak -. Selamat datang dan terimakasih karena telah berkunjung ke salah satu blogspot milik Alfian Herbal, yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Untuk kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi penting seputar kesehatan gangguan jantung aritmia penyebab seringnya kematian mendadak.
Mengenal Gangguan Jantung Aritmia
Fibrilasi aritmia yang merupakan salah satu jenis aritmia jantung dapat menyebabkan timbulnya sejumlah bekuan darah kecil pada serambi jantung. Dan hal itulah yang menjadi cikal bakal terjadinya penyakit stroke terutama ketika bekuan darah tersebut lepas dan kemudian terbawa oleh aliran darah ke otak.
Lalu, yang menjadi pertanyaan penting sekarang ialah apa yang menjadi penyebab seseorang terkena aritmia jantung ini? Menurut sejumlah pakar kesehatan, ada banyak penyebab yang bisa menimbulkan aritmia jantung seperti: Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), penggunaan obat-obatan tertentu tanpa seizin dokter, terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan kafein, stres, dan penyakit tertentu seperti kardiomiopati, arteri koroner, jaringan parut jantung, darah tinggi, diabetes, kegemukan dan lainnya.
Seseorang dapat dikatakan mengalami aritmia jantung jika ia mengalami hal-hal berikut: Jantung yang terasa terus berdebar (bisa lebih cepat atau melambat), sesak nafas, nyeri dada, pusing, mual, dan pingsan. Dikutip dari www.deherba.com
Gangguan Jantung Aritmia Penyebab Seringnya Kematian Mendadak
Hal ini bisa terjadi karena adanya gangguan irama detak jantung, baik yang denyutnya menjadi lambat maupun menjadi cepat, harus diperhatikan secara serius sebabnya. Kelainan aritmia jantung ini bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.
"Angka kematian laki-laki lebih besar dibanding wanita untuk kasus ini karena pria lebih mudah terkena jantung koroner dan penyempitan sedangkan wanita lebih sedikit terkena jantung koroner," ujar dr. Yoga
"Seringkali diagnosis bermasalah, padahal hanya mengeluh jantung berdebar. Namun selang sembilan menit pasien langsung meninggal mendadak padahal bisa dicegah dengan penanganan yang tepat. Jantung akan berdebar sedang hingga cepat, lama-lama bergetar dan hal ini yang akan menjadi ciri irama jantung bermasalah. Kelainan irama ditemukan saat henti jantung," ujar dr. Yoga
Untuk mengetahui dan mencegah gangguan jantung aritmia, kamu harus rajin periksa EKG agar bisa melihat irama interval jantung. Jika kamu memiliki penyakit seperti diabetes dan hiperkolesterol, atau dalam kondisi menopause, hal ini bisa menjadi faktor pemicu terjadinya irama jantung bermasalah. Untuk itu kamu harus selalu rajin memeriksakan diri jika sudah memiliki risiko tersebut. Dikutip dari www.vemale.com


0 komentar:
Posting Komentar